Topics: Accounting, business, social, health, economy, etc.

Document formats: journal articles, annual reports, theses, dissertations, government regulations, etc.

File formats: MS Words, MS Excel, MS PowerPoint, PDF, etc.

CAT: Wordfast, Trados, OmegaT, Memsource

Volume: + – 10,000 words per day

Director of MainKata Translation - Certified Translator

Director of MainKata Translation Studio Dewantoro Ratri, a certified translator

MainKata Translation Studio - The Team

Translation Samples

Source: Indonesian

 Dengan demikian ada masalah yang belum terjawab dari penelitian FetA baik pada hewan coba maupun pada manusia. Pada penelitian in vitro maupun hewan coba, FetA dalam bentuk yang terfosforilasi telah terbukti merupakan inhibitor kuat insulin receptor autophosphorylation, namun data-data dampak metabolik yang ditimbulkannya tidak konsisten dalam menunjukkan bahwa FetA menimbulkan resistensi insulin. Adanya korelasi positif antara peningkatan kadar FetA dengan resistensi insulin pada keadaan sindroma metabolik, obesitas dan DM tipe 2, namun tidak didukung oleh bukti bukti yang konsisten dari penelitian invitro maupun in vivo menimbulkan dugaan bahwa FetA tidak secara langsung menyebabkan hambatan fosforilasi IR-TK dan resistensi insulin, namun ada jalur lain dimana FetA membutuhkan faktor lain untuk menyebabkan resistensi insulin.

Target: English

Therefore, there are several unanswered problems from FetA research, both in experimental animals and in humans. In both in vitro studies and experimental animals, FetA in the phosphorylated form has been proven to be a potent inhibitor of insulin receptor autophosphorylation. However, the metabolic impact data generated is inconsistent in showing that FetA causes insulin resistance. There is a positive correlation between the increase of FetA levels with insulin resistance in the state of metabolic syndrome, obesity and type 2 diabetes. Nevertheless, it is not supported by consistent evidence from both in vitro and in vivo studies, leading to the assumption that FetA does not directly cause inhibition of IR-TK phosphorylation and insulin resistance.

Source: English

 TPS3R Jambangan is a Material Recovery Facility built by Ministry of Environment and Forestry of Indonesia and Government of Surabaya on an area of 2910 square meters in 2015. The establishment of the MRF is an implementation of government’s effort to reduce the amount of waste being disposed in landfill through increasing recovery of recyclables and composting (both food and garden waste).

The MRF serves residents living in the Jambangan sub-district (one kelurahan composed of 29 RT) with a total of 10.000 households. The amount of waste collected and managed daily is approximately 5-6 tons.

Collection from residents is operated by the single RTs, which appoint a collector with a manual cart. Fees paid by the residents are used to cover the expenses of this service. Waste collected is still mixed and is brought to the PDU Jambangan where is then sorted and processed.

Target: Indonesian

TPS3R Jambangan adalah Fasilitas Pengolahan Sampah yang dibangun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia dan Pemerintah Surabaya pada area seluas 2.910 meter persegi pada tahun 2015. Pendirian MRF ini adalah implementasi dari upaya pemerintah mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sampah melalui peningkatan pemulihan daur ulang dan pengomposan (baik makanan maupun limbah kebun).

MRF melayani warga yang tinggal di Kecamatan Jambangan (satu kelurahan terdiri dari 29 RT) dengan total 10.000 rumah tangga. Jumlah sampah yang dikumpulkan dan dikelola setiap hari adalah sekitar 5-6 ton.

Pengumpulan dari masyarakat dioperasikan oleh tiap-tiap RT, yang menunjuk seorang pengambil sampah dengan gerobak. Retribusi yang dibayarkan warga digunakan untuk menutup biaya layanan ini. Sampah yang dikumpulkan masih tercampur dan dibawa ke PDU Jambangan untuk disortir dan diolah.

Close Menu